Rabu, 21 November 2012

RIAS PENGANTIN


Tata Rias Pengantin Gaya Yogyakarta ada beberapa macam corak atau tepatnya ada lima corak. Kelima corak tersebut dibedakan oleh fungsi, bentuk busana dan tata riasnya yang masing-masing memiliki ciri sendiri. Corak tersebut meliputi Corak Paes Ageng, Paes Ageng Jangan Menir, Corak Yogya Putri, Kesatrian Ageng, dan Corak Kesatrian. Fungsi tiap corak ini memang berbeda, namun dewasa ini fungsi tersebut seringkali tidak dilaksanakan oleh beberapa sanggar rias pengantin sebagaimana aslinya. Untuk me-lihat perbedaan tersebut secara lebih jelas akan di-uraikan satu persatu secara singkat.

1. Corak Paes Ageng atau Kebesaran.
Dipakai pada saat upacara Panggih Pengantin yang dikaitkan dengan acara andralina atau pesta resepsi. Busana yang dikenakan adalah dodot atau kampuh lengkap dengan perhiasan khusus.


2. Corak Paes Ageng Jangan Menir.
Dipergunakan untuk upacara boyongan Pengantin putri ke kediaman pengantin pria yang dilaksanakan sehari semalam setelah akad nikah. Busana yang dikenakan adalah baju blenggen atau bordiran, jadi tidak memakai kampuh/dodot.


3.Corak Yogya Putri
Dipakai pada saat ngundhuh mantu yang dilaksanakan saat sepasaran (lima hari sesudah akad nikah) atau lazim disebut ngunduh se­pasaran busana yang dikenakan adalah baju panjang bordiran, kain pradan dan selop bordiran.
4. Corak Kesatrian Ageng.
Corak ini juga dapat digunakan untuk ngundhuh sepasaran. Busana yang dikenakan adalah baju panjang yang terbuat dan kain sutera berbunga atau polos, dan selop atau alas kaki polos berwarna hitam.
5. Corak Kesatrian
Corak kesatrian dipergunakan sebagai busana pengantin yang sangat sederhana terdiri dari kebaya panjang dan selop polos.
Dari Uraian singkat tersebut tampak bahwa corak paes Yogya Putri, corak Kesatrian Ageng dan corak Kesatrian memiliki tata rias wajah dan sanggul yang sama. Ketiganya hanya dibedakan terutama pada tata busananya. Sementara rias pengantin wajah dan sanggul Paes Ageng dan Paes Ageng Jangan Menir juga sama, sedang perbedaan keduanya juga terutama pada tata busananya.



Artikel Terkait

Ragam Pengantin Adat

Rabu, 07 November 2012

nail art kuku

Perempuan dan kecantikan. Dua hal yang tidak bisa terpisah. Segala hal yang bisa menunjang penampilan seorang perempuan untuk menjadi lebih cantik pun jadi bisnis yang menjanjikan. Baik dari ujung rambut sampai ujung kaki, tak terkecuali kuku.

Perawatan kuku berupa manicure dan pedicure sudah menjadi perawatan yang biasa. Tapi pergeseran ilmu kecantikan membuat konsep perawatan menyentuh sisi yang lebih tinggi yaitu seni. Nail art, barangkali belum banyak orang yang tahu. Meski di kalangan ABG poles memoles kuku menjadi lebih cantik ini sudah menjadi tren.